Archive for January, 2009

StampPlot, Alternatif Perangkat Lunak Untuk Akuisisi Data Pada PC

Monday, January 5th, 2009

Salah satu penggunaan mikrokontroler adalah sebagai antarmuka antara PC (Personal Computer) dengan berbagai macam sensor ataupun aktuator. Dengan biaya yang tidak terlalu mahal dapat dibuat berbagai macam sistem instrumentasi ataupun kendali sederhana yang dapat menampilkan dan merekam data dari sensor serta mengendalikan berbagai aktuator pada PC melalui port serial. Untuk itu diperlukan pemrograman pada PC yang dapat menerima dan mengirim data pada port serial. Banyak bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk mengakses port serial, misalnya C++, Visual Basic, Delphi, ataupun Matlab.


StampPlot adalah salah satu perangkat lunak alternatif yang dapat digunakan sebagai alat bantu akuisisi data yang dikirimkan oleh mikrokontroler melalui port serial. Fasilitas yang terdapat pada StampPlot memungkinkan kita untuk membuat plotting, menampilkan indikator, merekam, dan melakukan perhitungan dari data, serta melakukan kendali melalui PC. StampPlot merupakan produk dari Selmaware dan dapat diunduh dari www.selmaware.com.
Beberapa fitur dari StampPlot antara lain :

  • dapat menampilkan plotting data dari maksimal 8 data digital dan 10 data analog.
  • data dan gambar plot yang diperoleh dapat disimpan dalam bentuk file .txt ataupun .jpg.
  • plotting dapat dilakukan menggunakan skala linear ataupun logaritma
  • dapat dilakukan berbagai perhitungan matematika
  • terdapat berbagai antarmuka dalam bentuk grafis untuk monitoring data maupun kendali interaktif, misalnya text box, list box, meter, alarm, tombol, lampu, slider, progress bar, dan bahkan joystick (di versi 3.8).
  • terdapat instruksi untuk memainkan file suara .wav maupun menampilkan gambar.
  • terdapat fasilitas software Serial – TCP sebagai perangkat penghubung dengan jaringan komputer.
  • konfigurasi dapat dilakukan menggunakan perintah dari mikrokontroler ataupun dalam bentuk makro.
  • StampPlot bebas digunakan untuk pengguna pendidikan dan pribadi (gratis maksudnya, menurut saya inilah kelebihan utamanya :)). Perbedaannya dengan versi Profesional adalah tidak ada fasilitas drag and drop dalam pembuatan macro dan waktu koneksi menggunakan Serial-TCP dibatasi hanya 3 menit.

Dibandingkan menggunakan bahasa pemrograman lain, StampPlot ini relatif tidak sulit untuk dipelajari karena perintahnya cukup mudah dan cocok untuk sistem akuisisi data yang sederhana. Yang perlu diingat adalah kecepatan penerimaan dan pengolahan data serta kemampuan komputasinya terbatas.
Sebetulnya pada awalnya StampPlot dibuat untuk mikrokontroler Basic Stamp, namun karena perintah dan data dari mikrokontroler melalui port serial yang digunakan adalah standar, maka tidak menutup kemungkinan penggunaan mikrokontroler lain untuk dihubungkan dengan StampPlot. Pada tulisan berikutnya akan saya terangkan mengenai contoh penggunaan mikroontroler AVR yang dihubungkan dengan StampPlot.
SEMOGA BERMANFAAT

Antarmuka Stick PS Dengan Mikrokontroler AVR

Monday, January 5th, 2009

Saat ini tampaknya tidak ada orang yang tidak kenal PlayStation sebagai game console yang paling populer di Indonesia. Tentunya kebanyakan dari kita sudah sangat terbiasa menggunakan joystick PS, baik yang analog dan digital. Untuk itu akan menjadi suatu keuntungan tersendiri jika dapat dibuat robot yang menggunakan joystick PS sebagai kontroler karena sudah tidak asing lagi penggunaannya, mudah untuk digunakan, terdapat 16 tombol digital, dan 4 jalur analog.

Selengkapnya bisa diunduh di sini

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat